Sisca is Sisca
and always be Sisca
Haha!
Cute and all snuggled up via daily cute blog ~ Sweet Dreams beautiful friends ♥
Bismillah
Ya, topik random kembali memenuhi pikiran saya, yakni:
DEWASA
Enam huruf yang sulit terucap di bibir.
Kata-kata ini bukan hal yang aneh lagi. Bahkan hampir sebagian besar dari masyarakat, khususnya ehem mahasiswa sering ketawa-ketiwi, sindir-sindiran, atau apapun itu dengan teman-temannya yang telah menginjak umur dua-puluh-tahun* (read: DUA PULUH TAHUN loh, hahaha).
Banyak bermunculan tanda tanya di pikiranku, apakah arti dewasa yg sebenarnya? Namun sayang, sampai sekarang kepo ini belum maksimal dan saya belum tertarik untuk mencari sumber/artikel lainnya di website manapun :b
Dewasa, dewasa, dan dewasa.
*Umur,
disatu sisi menjadi faktor seseorang menjadi lebih dewasa
namun di sisi lain tidak
*Masalah
semakin banyak datangnya masalah, maka pemikiran seseorang akan bertambah matang dan dewasa. Sehingga dapat mengontrol emosinya menjadi lebih baik lagi.
namun terkadang tidak
*Social network
mengenal bermacam-macam karakter dari orang-orang di sekitar mu, membuat seseorang paham untuk membaca keadaan.
tetapi apakah selalu begitu?
Hmm, entahlah.
Dewasa atau tidaknya seseorang, semoga kita tetap menjadi orang-orang yang tetap menjalankan syariat Islam.
Awalnya seperti hukuman yang berat
Akankah semangat dakwah akan terus meningkat
dengan tantangan seperti ini?
ya, si kanan dan kiriku berbicara
sisi kiriku terus berkata tanpa henti
dan berkata…
apa gunanya menghapal
toh kamu tidak jago dalam hal ini
apa gunanya menghapal
toh kamu belum sepenuhnya ikhlas
apa gunanya menghapal
toh masih banyak surat pendek yang harus diselesaikan
ku terdiam
bingung
seperti ingin mengangguk dengan jawabannya
Namun
kulihat ia, sisi kananku yang terdiam
sambil tersenyum dihadapanku
ia pun berkata
percayalah, itu bukan tantangan yang berat untukmu
percayalah, kamu pasti bisa melaluinya
Ku menghela napas
Aku tau
ia akan berkata seperti itu
maaf jika ku jenuh mendengar nasihatmu
dan maaf jika ku belum mampu mengikhlaskan sepenuhnya
ia pun tersenyum lagi
sambil berkata
Dan percayalah wahai sahabatku
hal itu bukanlah hukuman untukmu
tetapi sebuah hadiah;
nikmat;
dan rezeki
yang luar biasa.
—-
Bismillah
semangat utk kita semua teman-teman! ^^9
Mohon untuk tidak dibaca lebih jauh lagi. Karena ini adalah post random yang terinspirasi hanya dari sebungkus nasi padang. Mungkin yang muncul dipikiran anda setelah baca post ini adalah, “What the…” dkk. Atau kalo seandainya di tumblr ada ‘report as spam’, mungkin sudah berjuta-juta kali anda mengetiknya. *plak
~~~
Nasi Padang
Makan nasi padang itu sama halnya kayak ngejalanin suatu hubungan…
Pertama kali makan rasanya enak banget, karna adanya kombinasi kuah dari menu yang berbeda-beda. Begitu juga saat menjalani hubungan, yang timbul karena adanya perbedaan-perbedaan dari kedua belah pihak.
Namun, ketika dimakan dari hari ke hari, lama-kelamaan timbul rasa bosan untuk memakannya. Dan begitu juga dengan suatu hubungan, dimana lama kelamaan ada saatnya titik jenuh pun mulai muncul.
Tapi yakinlah…
rasa bosan itu tidak akan bertahan lama.
Karna seiring berjalannya waktu, ada saatnya kita kengen kembali untuk mencicipi rasa nano-nano dari nasi padang tersebut.
Dan jangan ragu untuk memakannya kembali.
~~~~
Uhuk-uhuk! sekali lagi maaf kalo post ini sedikit banyak random. Saya sendiri masih ga ngerti maksud dari pernyataan di atas. Apakah ini permisalan untuk hubungan yang berakhir bahagia? atau untuk hubungan yang selalu putus-nyambung? -,-a
Dan satu lagi kata-kata spam yang ingin saya sampaikan. Yang saya sukai dari sebungkus nasi Padang adalah kekonsistenan dan kesetiaannya. Dimanapun ia berada, ia akan tetap menjadi seorang-secercah-dan sebungkus Nasi Padang.
Salam .____.
*tidak bermaksud untuk meng-anaktirikan makanan lain :D
—
dr. Johan A. Hutauruk, SpM(K)(Source: kuntawiaji, via fitrisafira)
(Source: ashappyaskings, via happythings)
Aih, disaat-saat kayak gini malah kangen rumah…
Kalo balik pas liburan gini nih, biasanya pagi-pagi uda nganterin si endut sekolah. Ampun deh, mata ama badan berat banget diajakin keluar rumah. Motorpun ikutan berat kalo uda ngangkut badan si endut yang kurang lebih … kg (privasi lu akan kakak jaga, ndut!)
Abis nganter si endut, iseng2 muter pekanbaru sambil ngecek ada tempat wisata/kuliner yang baru ato nggak. Trus pas pulangnya berganti profesi jadi tukang ojeknya si mama. Mau ga mau harus jadi tukang ojek. Soalnya kalo nolak, si mama ga bakalan marah sie, tapi ntar diem-diem si mama malah naik angkot dan udah nyampe aja ke daerah panam. Beuh, gak tegaaaaa…. :(( *mama! why u so palala?
Pas bada magrib sering banget ngobral-ngobrol ama papa. Hahaha! mulai dari yang topiknya tentang moto gp, bandelnya papa pas sekolah, dan kalo uda berkolaborasi ama abang pasti ngomongnya tentang pilem2 shaolin.
Oiya, kalo mulut gak ngunyah lebih dari sejam mulai deh bereksperimen ama kakak -> cooking time! <-. Kaya waktu itu iseng2 nyoba bikin apel goreng biar ngabisin stok di kulkas atau ngga manggang roti yang di mix ama eskrim, nata de coco, keju, plus pisang! Dan berat badan si endut pun naik dengan sempurna. XD
CLICK HERE for more life, love, friendship and inspiring quotes!
(via cutesecrets)